BIKIN MAINAN | Sensori Water Beads

Pernah dengar kan kalau Ria Ricis gemar mainan squishy? Atau pengalaman kita sendiri deh saat menyentuh pasir pantai, es batu, atau adonan tepung. Ingat tidak sensasi apa yang kita rasakan saat itu? Geli, dingin, menenangkan bahkan ada yang sampai ketagihan ingin main lagi lho.

Itu dinamakan sensori. Bermain sensori banyak manfaatnya loh. Jenis permainan sensori pun bermacam-macam. Mulai dari squishy (sesuatu empuk yang ditekan), slime (cairan berbentuk gel) atau bisa juga water beads. Apa sih water beads itu?

Water beads biasa disebut juga super absobent polymer. Yaitu bola-bola gel lentur dan kenyal yang membesar setelah menyerap air dalam durasi waktu tertentu. Apabila kapasitas air yang diserapnya sudah berlebihan, water beads akan pecah atau kempis dengan sendirinya.

Karena sifatnya yang menyerap air, sewaktu-waktu water beads akan kembali mengecil dan mengeluarkan air dari butiran-butirannya. Maka tak jarang water beads digunakan sebagai pengganti media tanam khususnya tanaman hias indoor. Seperti pada contoh gambar di atas.

Jika kamu berencana bepergian lama, meletakkan water beads pada tanaman hiasmu adalah salah satu solusi yang efektif. Kamu tak perlu khawatir tanaman kesayanganmu akan layu, karena water beads akan membantu menjaga kelembapannya.

Mainan Menyenangkan Dengan Bola Warna Warni

Nah, sama dengan orang dewasa, anak-anak pun membutuhkan permainan sensori untuk merangsang indera mereka. Dengan bermain water beads, anak-anak belajar mengenali tekstur benda melalui indera peraba. Selain itu warna water beads yang cerah juga menyenangkan untuk dilihat. Yuk coba bikin!

 Warning: diperuntukkan bagi anak 1 tahun ke atas. Harap dampingi saat bermain.  
Memindahkan Water Beads

Note: Jika tidak ada loyang cupcake, bisa pakai banyak wadah secara terpisah. Misalnya gelas atau mangkok.

Tujuan dan Manfaat Mainan Ini

  • menyalurkan aktivitas motorik halus: melatih ketangkasan jari-jari tangan
  • melatih konsentrasi: anak fokus menyelesaikan permainan
  • merangsang sensori: menyentuh water beads
  • membangun komunikasi: orang tua mengawasi anak melakukan kegiatan sembari mengarahkan
  • membangun kepercayaan diri: anak menyelesaikan permainan sendiri

Bahan Yang Perlu Disiapkan

  • water beads
  • wadah berisi air untuk merendam
  • wadah sebagai kapal (saya pakai loyang cup cakes)
  • sendok

Langkah Pekerjaan

  1. Rendam dahulu water beads dengan air. Tunggu hingga 4 jam (bisa juga anak yang melakukan dan memintanya mengawasi proses mengembang selama 1 jam sekali).
  2. Siapkan wadah yang berfungsi sebagai kapal
  3. Berikan sendok pada anak. Lalu minta anak memindahkan satu persatu water beads ke dalam kapal hingga penuh.
Anak Menikmati Permainan

Water Beads Sudah Siap!

Saat permainan sedang berlangsung, sesekali anak akan menyentuh bola-bola kecil tersebut. Perhatikan reaksinya, apakah senang? Atau malah tidak suka? Hargai apa pun reaksi yang tercipta. Setidaknya anak sudah mencoba memegang, walau pun terkadang sepenuhnya belum suka.

Bisa juga orang tua menyentuh terlebih dahulu (menggenggam, mengacaknya dalam wadah, dsb) agar anak meniru. Ceritakan pula informasi sederhana pada anak tentang benda yang ada di tangannya itu. Misalnya fungsi water beads, proses mengembang, hingga daya tahan benda tersebut. Ini sekaligus juga memberikan afirmasi positif terkait water beads agar anak bersedia menyentuh tanpa takut. Namun tetap ingatkan anak bahwa water beads ini tidak untuk dimakan ya!

Bermain dengan Water Beads

Untuk anak yang lebih tua usianya (misal 3 tahun ke atas), bisa melakukan permainan dengan tingkat yang sedikit lebih susah. Misalnya sorting color dengan water beads. Ajak anak memisahkan water beads berdasarkan warnanya dan hitung jumlah warna masing-masing bola tersebut di akhir permainan.

Voila! Bagaimana, anda sudah pernah bermain dengan water beads? Tulis di kolom komentar ya!

______________________________________________________________________________

Bikin Lagi Yang Seperti Ini!

This Post Has 4 Comments

  1. ini ditempatku namanya telur naruto kak, dulu waktu sd sering beli buat mainan karena bisa jadi gede warna warni juga, tapi baru tau kalau bisa jadi media pengganti buat tanaman indoor juga

    1. wah keren juga disebut telur naruto 😀

  2. Aku bahkan baru tahu namanya wkwk tapi dirumah ada soalnya adikku suka

    1. haha iya.. ga banyak orang tahu juga kecuali yang uda pernah pake atau main kali ya..

Leave a Reply

Close Menu
%d bloggers like this: