Membedah 7 Kunci Kesuksesan Ala Eric Kanadi

Saya tak mengira akan terpikat pada buku Kunci Kesuksesan ini. Desain cover yang sederhana dan pilihan judulnya yang tak istimewa, mulanya memberi saya kesan biasa-biasa saja. Namun, baru sampai halaman 3, saya tak bisa menurunkannya barang sejenak. Tiba-tiba saja saya sudah rampung Bab 2, detik selanjutnya rampung pula Bab 3. Buku ini ibarat oase di tengah gurun sahara milik saya. Hati yang gersang dan terombang-ambing seolah dituntun melalui kata-katanya untuk kembali ke jalur yang benar. Jadi buku apa ini sebenarnya?

Kehidupan dengan satu visi adalah kehidupan yang kuat.

eric kanadi

BOOK REVIEW | Kunci Kesuksesan – Eric Kanadi

Sebelumnya saya cukup skeptis dengan buku berbau bisnis. Apapun bentuknya, motivasi atau tidak, jika berkaitan dengan kata bisnis pastilah ujung-ujungnya tentang cuan. Tak sepenuhnya salah, karena memang itulah tujuan dari buku-buku seperti ini. Namun, saya berani katakan buku ini berbeda. Eric, sang penulis, justru terkesan hati-hati sekali membahas soal harta. Apa yang ia soroti lebih dari sekedar nominal uang. Metode yang ia tawarkan pun terasa masuk akal dan membumi. Seluruh poin pembahasan yang disampaikan, menjadi refleksi yang baik untuk kita dalam mengenal diri sendiri. Hematnya, ini barang baru! Bicara sukses lewat rohaniah, alih-alih hanya duniawi semata.

Sebelum lanjut, coba renungkan. Kalau kamu ditanya, apa itu kesuksesan? Rasanya semua orang pasti punya jawaban yang berbeda-beda. Beberapa menganggap sukses itu adalah punya rumah mewah, bisnis omset besar, liburan ke luar negeri atau apa pun yang biasa di tampilkan di sosial media. Beberapa lainnya menginginkan sukses yang lebih spiritual, misalnya hidup tenang tanpa musuh, berdagang apa pun laris manis, hingga sehat lahir batin sampai tua. Tak ada yang benar-benar bisa menyamakan takaran kesuksesan satu orang dengan yang lainnya. Namun dibalik semua cita-cita sukses itu, ada satu hal yang sama. Apakah itu? Prosesnya!

Kita semua pasti tahu, tak ada jalan yang instan untuk menjadi sukses. Sekalipun seseorang terlahir kaya raya, ia tetap memerlukan suatu cara untuk mempertahankan kemakmurannya. Perlu kerja keras, kegigihan, serta semangat yang tinggi untuk mencapai itu semua. Tapi seperti yang sudah kita ketahui juga, banyak orang yang telah melakukan kerja keras namun tak tak kunjung sukses. Dimana salahnya?

Kamu tak usah bingung apalagi menghabiskan banyak energi untuk mencari penyebab kegagalanmu. Melalui buku ini, Eric akan membimbingmu menemukan sumber kekacauan itu. Pun sama hal nya ketika ia menuntunmu untuk menggali potensimu. Semuanya terasa alami dan secara tak sadar kita akan menggangguk-angguk setuju dengan kalimat-kalimat cerdasnya.

Judul Buku: Kunci Kesuksesan (Ubah Kegagalan Jadi Keberhasilan)

Author: Eric Kanadi (bersama Anang YB)

Genre: Self Improvement

Jumlah: 234 hlm

ISBN: 978-623-00-1388-1

Diterbitkan oleh PT. Elekmedia Komputindo, 2020

Rahasia Kunci Kesuksesan Dibalik Momentum Keberhasilan

Tema inilah yang akan di paparkan oleh Eric dalam buku ini. Beliau secara gamblang membeberkan 7 Kunci Kesuksesan yang selama ini menjadi rahasia di balik momentum keberhasilannya. Dituliskan secara runut dari yang paling sukar hingga yang paling ringan (namun tinggi) tingkatannya. Jika di gambarkan, 7 Kunci Kesuksesan ini ibarat piramida. Yang paling sukar berada pada posisi terbawah dan yang paling ringan berada di posisi teratas. Mengapa begitu? Contohnya pada halaman 84 saat Eric menuliskan tentang Fokus. Menurutnya Fokus adalah hasil eliminasi dari kegiatan yang tidak produktif dan menghabiskan banyak tenaga. Artinya kita perlu terlebih dahulu menentukan apa Gambar Diri dan Passion kita selama ini agar lebih mudah saat melakukan metode Fokus.

Anda tidak perlu menjadi baik dalam banyak hal. Anda hanya perlu menjadi luar biasa dalam satu hal.

– hlm 90.

Lainnya adalah saat pembahasan mengenai Lidah dilakukan tepat setelah bab Telinga. Saya kira ini cukup berkesinambungan namun dengan level yang berbeda. Telinga dibahas lebih dahulu sebagai antisipasi diri dalam mencerna informasi yang diterima. Memilah yang baik dan menutup dari hal-hal yang buruk. Berkali-kali Eric menggambarkan berbagai kejahatan tak berwujud yang seringkali membuat kita down melalui kalimat-kalimat bermakna negatif yang masuk melalui indera pendengaran kita.

Telinga itu tak menyaring, tak dilengkapi filter, dan selalu terbuka, maka pilihlah suara apa yang ingin kita masukkan ke dalam pikiran.

– hlm 139.

Ketika dirasa kita sudah mampu memegang kendali atas suara yang masuk ke Telinga kita, barulah Lidah mengambil alih tugas selanjutnya. Afirmasi positif dan impian-impian mulia, sebaiknya kita suarakan agar Telinga ikut mendengar dan mengamininya. Selain itu ucapan-ucapan ini juga bentuk ikhtiar kita terhadap semesta agar dunia memudahkan apa yang ingin kita kehendaki nantinya.

Susah untuk berkata-kata positif dan powerful jika mata dan telinga selalu menerima hal negatif.

Seberapa giat Anda memberikan input positif melalui mata dan telinga sebagai “peluru” untuk berkata-kata positif?

– hlm 173.

Tak ada yang benar-benar sepele dalam buku ini. Meski setiap tingkatan terdengar mudah, ketika kita diminta melakukannya acapkali kita akan merasa kesulitan. Itulah kenapa selain deskripsi Kunci, ada pula poin-poin tambahan yang terkait dengan hal tersebut. Seperti: alasan mengapa tiap kunci ini penting, bagaimana cara menggunakannya, bagaimana cara mengelompokkannya sesuai dengan kebutuhan kita, bagaimana cara mengatasi masalah yang terkait dengan hal tersebut, hingga siapa sajakah tokoh terkenal yang telah sukses melampaui tahapan ini. Metode-metode inilah yang menjadi sumber utama dalam buku ini. Eric merangkai seluruh metode bagai step anak tangga yang mesti kita lalui untuk mencapai kesuksesan.

Disertai Contoh Kasus Dari Kisah Nyata

Contoh kasus pun beberapa diambil dari kisah nyata Eric sendiri, yang membuat kita merasa dekat. Misalnya pada halaman 174, saat teman Eric berkata ia tidak mungkin mati gara-gara tertabrak mobil. Afirmasi ini diterima sebagai hal yang positif, sehingga keesokan harinya saat Eric mengalami kecelakaan mobil, ia bisa selamat tanpa terluka meski mobilnya rusak parah. Ini semacam memberi kita para pembaca untuk berhati-hati berucap. Karena apapun yang kita ucapkan, walau sekilas dapat terwujud. Baik itu dalam hal yang positif maupun negatif.

Lainnya adalah saat ia bertemu Chris John dan mengajukan pertanyaan terkait keberhasilannya (halaman 67), Eric bisa dengan cerdas mengambil poin utama tersebut untuk dibawa dalam topik pembahasan secara global. Referensi yang berdasar tokoh-tokoh terkenal tak hanya kita temui satu kali. Di beberapa bab sesudahnya pun akan ada orang-orang besar dari berbagai bidang yang ia selipkan, yang kemudian menjadi inspirasi untuk kita kala menapaki jalan kesuksesan.

“Saat naik ring, saya selalu berfokus untuk menjatuhkan lawan.”

Chris John.

Yang menjadi pengamatan saya adalah bagaimana cara Eric melibatkan semesta dalam setiap Kunci Kesuksesan miliknya. Perihal yang menarik, mengingat tak banyak buku-buku sejenis yang membahas soal ini. Eric semacam memberi kita cara-cara mutakhir meraih sukses, namun tetap Tuhan jua lah yang menentukan. Itulah mengapa Kunci nomor 6 patut dihadirkan dalam buku ini. Setelah sebelumnya kita belajar cara memaksimalkan potensi diri, kita akan diajari lebih lanjut cara memeluk semesta agar berpihak pada keinginan kita. Pun seandainya kita gagal pun, Kunci nomor 7 seolah sudah disiapkan sebagai penawar hati yang rapuh. Yah, buku ini kiranya memang paket komplit. Selalu ada saja makna-makna tersembunyi yang bisa kamu petik di tiap-tiap pemberhentiannya.

Penulisan Yang Tepat Sasaran

Terlepas dari cover yang biasa saja, banyak hal yang saya sukai dari buku ini secara teknis. Salah satunya pemilihan font dan ukurannya yang sangat tepat, menjadikan buku ini enak dibaca. Tutur kata penyampaian materinya juga satu hal yang patut diapresiasi. Eric menggunakan metode dekat sejawat dan tidak menggurui. Sehingga meski kita bukanlah seorang pelaku bisnis, akan mampu menikmati buku ini tanpa perlu merasa terintimidasi. Beberapa kata penting mendapat highlight tersendiri yang memudahkan kita saat mencarinya. Juga ada pula beberapa gambar ilustrasi, yang semakin menambah kesan menarik dari buku ini secara keseluruhan.

Jadi kalau kamu mencari buku motivasi kesuksesan yang tak melulu bicara keuntungan, di sinilah tempatnya. Buku ini sangat cocok jika dibaca di waktu pagi sebelum memulai kegiatan harianmu. Agar tersulut energi membara seharian. Agar bisa lebih awas dalam melangkah dan memetik manfaat di setiap detik aktivitasmu. Cobalah!

______________________________________________________________________________

Baca Juga Artikel Berikut Ini

This Post Has 13 Comments

  1. Terimakasih telah mereview buku ini kak, saya suka baca buku motivasi seperti ini.

    1. sama-sama.. terima kasih sudah membaca ulasan saya ๐Ÿ˜€

  2. Terima kasih, very fruitful

  3. Thanks, so fruitful

  4. so great

  5. Menarik banget review nya, langsung tertarik sama bukunyaa ๐Ÿ˜

    1. yuk baca buku ini juga

  6. Saya tidak tahu sudah berapa banyak buku tentang ‘kesuksesan’ yang saya lahap, tapi saya menyadari bahwa semua buku ini membicarakan hal yang sama, yaitu “Pikirkan mau sukses seperti apa, dan kerja keras untuk mewujudkannya”. Buku ini pun nampaknya membicarakan hal yang sama, ia ngak Mbak?

    1. iya kak, mungkin bedanya di sini ada selipan tentang semesta. Jadi itu yang saya fokuskan. Biasanya buku kesuksesan kan hanya membahas soal kesuksesan PASTI bisa diraih manusia, nah buku in tuh ngingetin kalau mau kerja keras kayak apapun kalau semesta ga dukung ya ga akan bisa. Nah saya menangkapnya semesta ini ya Sang Maha Pencipta. Jadi pendekatan yang penulis sampaikan lebih gimana cara-caranya PDKT ke semesta lewat indera yang kita punya.

      1. Wah, kece banget ini, Mbak. Kalau ini bisa jadi pembeda banget untuk buku-buku yang soal rahasia sukses yang lainnya.

  7. Waaah sepertinya aku butuh banget baca buku ini. Karena sekarang aku sedang di tahap merangkak menuju sukses. Iya, masih merangkak dan perlu banyak motivasi atau masukan positif. Sebelumnya, aku pikir, sukses itu butuh usaha usaha dan usaha. Pikiran lelah dan badan juga lelah. Lama-lama kesal juga. Kalau mau istirahat, nanti kerjaan malah tidak selesai-selesai. Pas baca review kakak ini jadi lebih luas dalam pemaknaan ‘usaha menuju sukses’. Ternyata ada faktor dalam diriku sendiri yang bisa saja menghambat sukses. Aku sering meladeni komentar negatif mereka dan berujung minder. Aku sering stres dan kesal acap kali mendengar kritik mereka yang menurutku tidak patut diucapkan. “Pilihlah suara yang ingin kita masukkan ke telinga” aku suka kata-kata itu! Sepertinya buku ini memang bagus sekali bagi orang-orang yang baru merintis usaha. Wah! Masuk wishlist ini. Review kakak benar-benar bagus dan kalimatnya luwes. Terima kasih sudaj meracuni bacaan๐Ÿ˜‚

    1. iya.. ada yang bilang bahwa alam bawah sadarlah yang memegang kendali sepenuhnya tubuh kita. maka perlu banget input positif lewat semua indra, menghindari yang negatf.

Leave a Reply

Close Menu
%d bloggers like this: